Jalur kereta api China-Laos ditargetkan dibuka pada bulan Desember.

微信图片_20211019085706

Oleh Li Yingqing dan Zhong Nan | chinadaily.com.cn

Jalur kereta api China-Laos, yang membentang lebih dari 1.000 kilometer dari Kunming di barat daya China, ibu kota provinsi Yunnan, hingga Vientiane di Laos, diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir tahun ini, menurut China State Railway Group Co Ltd, operator kereta api negara tersebut.

Pembangunan jalur kereta api tersebut selesai pada hari Selasa di Kabupaten Mengla, Prefektur Otonomi Dai Xishuangbanna, yang terletak dekat pelabuhan darat di perbatasan Tiongkok-Laos.

Dengan kecepatan yang dirancang sebesar 160 km per jam, layanan kereta api lintas batas antara kedua kota tersebut dijadwalkan akan dibuka pada bulan Desember. Rute transportasi langsung ini diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan antara kedua kota menjadi kurang dari satu hari.

Seluruh jalur kereta api mengadopsi standar teknis kereta api Tiongkok dan menggunakan peralatan buatan Tiongkok. Saat ini, jalur rel, jembatan, terowongan, dan proyek-proyek terkait tenaga listrik telah selesai, menurut informasi yang diberikan oleh Yunnan Provincial Railway Investment Co Ltd yang berbasis di Kunming, salah satu investor utama dalam proyek tersebut.

Jalur kereta api ini melintasi zona tumbukan lempeng India-Eurasia, yang memiliki lembah dan sungai yang saling bersilangan. Terdapat 167 terowongan di sepanjang jalur kereta api China-Laos. Total panjang terowongan mencapai lebih dari 590 km, yang mencakup 63 persen dari total panjang jalur kereta api.

Sistem Penglihatan Malam Berwarna dalam Cahaya Rendah

● Dapat digunakan dalam lingkungan minim cahaya di malam hariserta pada siang hari.

● Video yang direkam berwarna penuh dan berdefinisi tinggi, sehingga dapat dijadikan bukti yang diajukan ke pengadilan.

微信图片_20211018134902
微信图片_202110181333401

Waktu posting: 19 Oktober 2021