Grup Hewei tampil memukau di Pameran Peralatan Teknologi Keamanan Publik Kedua (Lianyungang) 2025.

2

Konferensi pers untuk Konferensi Forum Kerja Sama Keamanan Publik Global 2025 (Lianyungang) diadakan di Kota Lianyungang, Provinsi Jiangsu pada tanggal 18 September. Zeng Weixiong, Ketua Konferensi, dan Wang Xiaohong, Anggota Dewan Negara dan Menteri Keamanan Publik, menghadiri konferensi dan menyampaikan pidato. Beliau mengemukakan lima konsep untuk memperkuat kerja sama keamanan publik global dan mengumumkan bahwa Tiongkok akan mengambil lima tindakan. Kelima konsep dan lima tindakan ini adalah langkah-langkah spesifik yang diambil oleh Tiongkok untuk mengimplementasikan Inisiatif Keamanan Global dan Inisiatif Tata Kelola Global di bidang keamanan publik.

1

Para tamu yang berpartisipasi juga mengunjungi Pameran Peralatan Sains dan Teknologi Keamanan Publik ke-2. Pameran ini berfokus pada menampilkan produk-produk sains dan teknologi Tiongkok di bidang keamanan publik, seperti teknologi kriminal, peralatan pelindung kepolisian, peralatan manajemen lalu lintas, peralatan anti-terorisme dan penyelamatan, serta peralatan komando dan komunikasi. Hal ini bermanfaat untuk mendorong peningkatan kapasitas penegakan hukum negara-negara peserta, mewujudkan kerja sama praktis dan berbagi pengalaman yang lebih baik di bidang peralatan keamanan publik, dan juga berfungsi sebagai eksplorasi penting untuk mendukung pembangunan ekonomi dan sosial berbagai negara serta mendorong pengembangan industri keamanan publik dalam dan luar negeri yang berkualitas tinggi.

Grup Hewei berpartisipasi dalam pameran ini dengan jajaran produk unggulan, yang mencakup bidang-bidang inti seperti penanggulangan UAV, inspeksi keamanan dan EOD, anti-terorisme, dan solusi anti-narkoba. Mereka menghadirkan peralatan inovatif yang secara khusus mengatasi permasalahan praktis dalam pekerjaan keamanan publik.

A
B
C
D

Sub-Forum Kerja Sama Anti-Terorisme Internasional

Pada pagi hari tanggal 17 September, Sub-Forum Kerja Sama Anti-Terorisme Internasional Konferensi Forum Kerja Sama Keamanan Publik Global 2025 (Lianyungang) diselenggarakan di Kota Lianyungang, Provinsi Jiangsu. Lebih dari 100 tamu dari 21 negara dan wilayah termasuk Oman, Ethiopia, Sudan Selatan, dan Sri Lanka, serta organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kerja Sama Shanghai, dan Pusat Kerja Sama Penegakan Hukum Lancang-Mekong menghadiri sub-forum tersebut.

M

Dengan tema "Mengimplementasikan Inisiatif Keamanan Global: Berfokus pada Visi Keamanan Universal dan Membangun Ekosistem Baru untuk Kerja Sama Anti-Terorisme", sub-forum ini berfokus pada isu-isu utama dan strategi respons di bidang anti-terorisme internasional saat ini. Diskusi dan pertukaran mendalam dilakukan dari berbagai perspektif, termasuk situasi baru terorisme global dan visi keamanan universal, bersama-sama mempromosikan pembangunan kapasitas anti-terorisme negara-negara terkait, dan bekerja sama untuk mengatasi dampak teknologi baru terhadap perjuangan anti-terorisme internasional, dan konsensus luas telah tercapai.

Sub-forum ini merupakan sub-forum kerja sama anti-terorisme internasional pertama yang diadakan dalam kerangka Forum Kerja Sama Keamanan Publik Global (Lianyungang). Dengan berpegang teguh pada tujuan awal "kerja sama untuk keamanan dan keamanan untuk pembangunan" dan mempraktikkan konsep keamanan bersama, komprehensif, kooperatif, dan berkelanjutan, sub-forum ini bertujuan untuk membangun platform dialog penting untuk diskusi mendalam tentang kerja sama anti-terorisme. Sub-forum ini memberikan kontribusi berupa kebijaksanaan dan kekuatan untuk membangun jaringan kerja sama anti-terorisme internasional yang lebih erat, berbagi pencapaian kerja sama anti-terorisme internasional yang lebih luas, dan mendorong modernisasi tata kelola keamanan publik global.

Sub-Forum Kerja Sama Internasional Anti-Narkoba

Pada tanggal 18 September, Sub-Forum Kerja Sama Anti-Narkoba Internasional dari Konferensi Forum Kerja Sama Keamanan Publik Global 2025 (Lianyungang) diselenggarakan di Kota Lianyungang, Provinsi Jiangsu. Lebih dari 100 perwakilan diundang untuk hadir, termasuk dari departemen pemerintah, lembaga penegak hukum, organisasi internasional dan organisasi non-pemerintah dari negara dan wilayah terkait, serta para ahli dan akademisi dari industri terkait dan kalangan akademis.

v

Dengan tema "Menyelesaikan Dilema Tata Kelola Narkoba Sintetis dan Mendorong Tata Kelola Global Isu Narkoba", sub-forum ini berfokus pada masalah narkoba sintetis global yang serius. Secara khusus, sub-forum ini berfokus pada penyebaran fentanil, kanabinoid sintetis, nitazena, dan zat psikoaktif baru lainnya, serta hilangnya bahan kimia prekursor dan bahan kimia non-terjadwal yang digunakan dalam pembuatan narkoba. Para peserta melakukan interaksi aktif dan pertukaran mendalam, serta bersama-sama membahas langkah-langkah penanggulangan.

Para perwakilan yang berpartisipasi sepakat bahwa ancaman narkoba sintetis dengan cepat berkembang menjadi tantangan kesehatan masyarakat dan keamanan global, dan penguatan pertukaran dan kerja sama internasional merupakan pilihan yang tak terhindarkan bagi dunia untuk bersama-sama mengatasi kesulitan dalam tata kelola narkoba.

Foto-foto aktual di lokasi

2
1

Waktu posting: 23 September 2025